Thursday, April 23, 2015

Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan

TUGAS 2
RISKA MAHARANI PUTRI
17113796
2KA11



Sebelum membahas tentang pengambilan keputusan, sebelumnya kita harus tahu apa yang dimaksud dengan pengambilan keputusan.
Pengambilan Keputusan merupakan proses dengan langkah-langkah tertentu. Yang dilakukan sebagai upaya mengatasi/memecahkan masalah atau proses menetukan satu pilihan alternative yang hanya dilakukan satu kali saja dan mengandung suatu resiko.
Adapun tujuan pengambilan keputusan antara lain:
1.      Pencapaian tujuan organisasi secara lancar, mudah dan efisien
2.      Pemecahan masalah atas kendala yang dihadapi organisasi(yangsering kali bersifat kontradiktif).
Hirarki Pengambilan Keputusan:
1.      Choosing(Pilihan/alternative)
2.      Pengambilan Keputusan
3.      Kepemimpinan
4.      Manajemen.
Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan:
1.      Adanya pengaruh tekanan dari luar.
2.      Adanya pengaruh kebiasaan(konservatisme)
3.      Adanya pengaruh sifat pribadi.
4.      Adanya pengaruh dari kelompok luar dan lingkungan social.
5.      Adanya pengaruh keadaan masa lampau(pengalaman).
Sumber http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/2012/11/21/pengambilan-keputusan/


Menurut saya faktor penting dalam proses pengambilan keputusan diantaranya:
1.      Keadaan internal atau eksternal organisasi.
2.      Tersedianya informasi yang diperlukan.
3.      Pengaruh dari orang lain.
4.      Kepribadian dan kecakapan pengambil keputusan.
5.      Pola pikir manusia.

Jenis Keputusan di dalam organisasi

TUGAS 1
RISKA MAHARANI PUTRI
17113796
2KA11



Jenis Keputusan di dalam organisasi
BERDASARKAN PROGRAM DAN REGULARITAS
1.        Pengambilan keputusan terprogram atau terstruktur
Yaitu pengambilan keputusan yang sifatnya rutinitas, berulang-ulang, dan cara menanganinya telah ditentukan. Pengambilan keputusan terprogram ini digunakan untuk menyelesaikan masalah terstruktur melalui :
a.       Prosedur : yaitu srangkaian langkah yang berhubungan dan berurutan yang harus diikuti oleh pengambil keputusan
b.      Aturan : yaitu ketentuan yang mengatur apa yang harus dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh pengambil keputusan
c.       Kebijakan : yaitu pedoman yang menentukan parameter untuk membuat keputusan

Wednesday, March 18, 2015

Hambatan dan Cara Mencapai Komunikasi yang Efektif

TULISAN TEORI ORGANISASI UMUM2
RISKA MAHARANI PUTRI
17113796
2KA11


Dalam komunikasi selalu ada hambatan yang dapat mengganggu kelancaran jalannya proses komunikasi. Sehingga informasi atau gagasan yang disampaikan tidak dapat diterima dan dimengerti oleh komunikan atau penerima pesan.
Menurut Ron Ludlow dan Fergus Fanton, ada hambatan-hambatan yang menyebabkan komunikasi tidak efektif yaitu (1992, p.10-11) dari buku (Ahmad Kurnia, SPd, MM : Komunikasi Tidak Efektif, 2011) :
1.       Status Effect
Adanya perbedaan pengaruh status sosial yang dimiliki setiap manusia.
2.       Semantic Problems
Faktor semantic menyangkut bahasa yang dipergunakan komunikator sebagai alat untuk menyalurkan pikiran atau perasaannya pada komunikan.
3.       Perceptual Distorsion
Dapat disebabkan karena perbedaan cara pandang yang sempit pada diri sendiri dan perbedaann cara berpikir serta cara mengerti yang sempit terhadap orang lain.
4.       Cultural Diffences
Hambatan yang terjadi karena disebabkan adanya perbedaan kebudayaan, agama dan lingkungan sosial.

Jenis dan Proses Komunikasi

TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM2
RISKA MAHARANI PUTRI
17113796
2KA11

Secara umum jenis komunikasi yaitu:
-          Komunikasi lisan secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau peralatan yang membatasi mereka
-          Komunikasi lisan secara tidak langsung (Visual) merupakan komunikasi yang dilakukan melalui perantara alat seperti telepon,
-          Komunikasi tulisan adalah komunikasi yang dilakukan dengan perantara tulisan tanpa adanya pembicara secara langsung menggunakan bahasa yang singkat, padat dan jelas. http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_Komunikasi
-          Komunikasi Non verbal adalah komunikasi menjelaskan penyampaian arti dalam bentuk pesan yang bukan berupa kata-kata melainkan melalui misalnya isyarat, bahasa tubuh, kontak mata dan lain-lain.

Pengertian dan Arti Penting Komunikasi

TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM2
RISKA MAHARANI PUTRI
17113796
2KA11


Menurut Hovland dalam Effendy (2005:10) komunikasi adalah proses mengubah perilaku orang lain. Seseorang dapat mempengaruhi sikap, pendapat dan perilaku orang lain apabila terjalin komunikasi yang komunikatif. Referensi http://www.academia.edu/
Sebagai mahluk sosial, setiap harinya manusia tidak lepas dari komunikasi. Komunikasi merupakan jembatan bagi berlangsungnya kehidupan sehari-hari manusia. Dan tanpa komunikasi, kita tidak tahu apa yang diinginkan, dibutuhkan dan dimaksud oleh orang lain. Komunikasi dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung.

Dengan demikian menurut saya, komunikasi adalah penyampaian pesan atau gagasan dengan menggunakan kata-kata yang dapat dimengerti oleh satu pihak kepada pihak lain. Yang berarti tanpa komunikasi tidak akan ada hubungan yang terbentuk sebagai mahluk sosial yang membutuhkan satu sama lain.